Friday, July 29, 2005

Dari Tengah Hutan Papua

Terbangku lelah diatas hutan
menukik turun melepas diatas batang
mataku mencakar rerimbunan
mencabik perkampungan
yang bermanusia bugil tanpa pakaian

bayi kecil legam menete dipangkuan
mama merintih didepan perapian
menanti pisang bakar untuk makan malam
papa datang bertombak tanpa tangkapan

aku turun ditengah kelaparan
menyapa bahwa aku hanya singgah sebentar
adakah engkau berkata
biar tercatat dan kubawa ke Jakarta

"Kita punya perut tiada berpakaian
koteka pun sudah retak
anak kita menangis minta hiburan
sagu habis remahnyapun tiada kelihatan"

"Kita punya Tuhan yang menumbuhkan pisang
tapi kita tiada punya Tuhan yang mengirim obat-obatan
kita sudah teriak tapi hutan ini terlalu dalam
mungkin kita bukan berlian
tapi kita punya dada menyanyi Indonesia Raya"




Lagoi,250705
anak jaya pura bersuara

0 Comments:

Post a Comment

<< Home